Derap kaki yang semakin laju menghasilkan irama senada mengisi ruang udara lorong sempit itu. Ajla berhenti di simpang jalan,kepalanya tertunduk melihat converse biru lusuh yang dipakainya. Ikatan yang terurai diperkemas agar tidak kotor dijamah air kotor sisa sisa dereten kedai makan di situ. “Sori Chad.” Nafasnya turun naik mencari ritma yang sepadan. Pintu kaca ditolaknya kasar lantas mengeluarkan irama yang sudah lali menyapu...
Blog Pertama ReenArifan
4 tahun yang lalu